Tante jolok anak

09-Jan-2015 12:04 by 2 Comments

Tante jolok anak - desi speed dating new jersey

Mmhh…” desah mama ketika aku menyetubuhinya makin keras. Tak lama kurasakan tubuh mama mengejang lalu memeluk aku erat-erat. “Keluarin di dalam aja sayang biar enak…” bisik mama mesra.

tante jolok anak-82tante jolok anak-84

“Lagipula saat ini mama memang sedang ingin bersetubuh…” lanjutnya lagi. Tak berapa lama aku kembali menggerakan kontol aku menyetubuhi mama. Dia merasa sepi dan takut tinggal di rumahnya sendirian. Kisah yang akan aku tulis ini adalah kisah nyata dari pengalaman sex aku dengan mama dan tante aku. Saat itu tante Rina datang dan menginap selama beberapa hari di rumah karena suaminya sedang pergi keluar kota. Saat itu entah secara tidak sengaja aku melihat mama membetulkan lilitan handuknya sebelum masuk kamar. Sore harinya, waktu aku sedang tiduran sambil membaca majalah, tiba-tiba terdengar suara mama memanggil aku. Karena daster mama agak mengganggu pijitan, maka aku bertanya pada mama, “Ma, dasternya naikin ya? Setelah selesai “memijit” paha, karena masih ragu, aku tidak memijit pantat mama, tapi langsung naik memijit pinggang mama.

Aku nikmati usapan tangan aku di paha mama sambil mata terus memandangi pantat mama yang memakai celana dalam merah.

Aku suka lihat tante Rina kalau sudah memakai celana panjang ketat sehingga pantatnya sangat membentuk, merangsang. Terlihat mama sedang membuka lilitan handuknya lalu mengeringkan rambutnya dengan handuk tersebut. Karena sudah tak tahan lagi, aku segera ke kamar mandi dan onani sambil membayangkan menyetubuhi mama.

Aku dekati pintu, lalu aku intip dari lubang kunci. Secara otomatis tangan aku meraba kontol dari luar celana, lalu meremasnya pelan-pelan sambil menikmati keindahan tubuh merangsang mama.

“Ya sudah, mama buka baju saja,” kata mama sambil bangkit, lalu melepas dasternya tanpa ragu.

Darah aku berdesir melihat mama setengah telanjang di depan mata.

“Tante hanya merasa aneh saja waktu tante denger ada suara-suara yang gimanaa gitu…” ujar tante Rina sambil tersenyum.